UPA Laboratorium Terpadu ULM Tingkatkan Kesiapsiagaan Kebakaran
Banjarbaru, 29 September 2026 – UPA Laboratorium Terpadu Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar edukasi Pemadam Kebakaran dan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada Selasa (29/9) di UPA Laboratorium Terpadu ULM. Kegiatan ini diikuti oleh personel Laboratorium Terpadu.

Kegiatan menghadirkan UPT. Pemadam Kebakaran Banjarbaru dengan narasumber Hairunnisa Halim, S.Ag. beserta tim. Kegiatan dibuka oleh Plt. Sekretaris UPA Laboratorium Terpadu ULM apt. Deni Setiawan, M.Clin. Pharm yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja.
Dalam sambutannya, Plt. Sekretaris UPA Laboratorium Terpadu ULM apt. Deni Setiawan, M.Clin. Pharm menyampaikan bahwa pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran penting dimiliki oleh seluruh personel, khususnya karena kegiatan di laboratorium berkaitan dengan berbagai peralatan dan instalasi yang perlu diperhatikan aspek keselamatannya.
“Harapannya, melalui kegiatan ini kita tidak hanya mengetahui cara menggunakan APAR, tetapi juga lebih peka terhadap potensi bahaya kebakaran. Kalau terjadi keadaan darurat, kita sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujarnya.
Pada sesi materi, Hairunnisa Halim, S.Ag. bersama tim menjelaskan penyebab dan jenis kebakaran, langkah pencegahan, serta cara penggunaan APAR yang tepat. Ia juga mengingatkan peserta untuk tetap tenang dan mengutamakan keselamatan saat menghadapi kebakaran.
“Jangan panik. Kita harus melihat kondisi dan sumber api terlebih dahulu. Kalau masih memungkinkan ditangani dengan APAR, gunakan dengan cara yang benar dan tetap perhatikan keselamatan diri,” jelasnya.
Setelah materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan APAR di lapangan. Tim Damkar memperagakan cara menggunakan APAR, kemudian peserta mendapat kesempatan untuk mencoba secara langsung pada simulasi pemadaman api.
Para peserta terlihat antusias mengikuti praktik dan aktif bertanya kepada tim Damkar. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung sekaligus meningkatkan pemahaman peserta mengenai tindakan awal yang dapat dilakukan ketika terjadi kebakaran.
