ULM Lab Terpadu ULM
SIMLAB

MAHASISWA FARMASI ANGKATAN 2023 DIKENALKAN DENGAN INSTRUMEN ANALISIS MODERN DI UPA. LABORATORIUM TERPADU ULM

Penulis: Admin
11 November 2024 - 10:32 WITA
Bagikan:
MAHASISWA FARMASI ANGKATAN 2023 DIKENALKAN DENGAN INSTRUMEN ANALISIS MODERN DI UPA. LABORATORIUM TERPADU ULM
Ukuran Huruf:

Program Studi Farmasi Universitas Lambung Mangkurat, mengadakan kegiatan pengenalan alat dan tata cara pembacaan sampel menggunakan instrumen analisis modern untuk mahasiswa angkatan 2023. Acara yang berlangsung pada 11 - 12 November 2024 di UPA. Laboratorium Terpadu ULM, bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar tentang penggunaan alat analisis kimia dan farmasi, seperti HPLC (High-Performance Liquid Chromatography), GC (Gas Chromatography), FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy), AAS (Atomic Absorption Spectroscopy), dan KLT-Densitometer (Kromatografi Lapis Tipis).

Dr.rer.nat. apt. Liling Triyasmono, M.Sc., Kepala UPA. Laboratorium Terpadu ULM, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguasaan instrumen ini. “Instrumen seperti HPLC dan GC adalah teknologi utama dalam analisis farmasi modern. Pemahaman awal ini akan membantu mahasiswa dalam penelitian, praktik laboratorium, hingga dunia kerja nantinya,” ujarnya.

Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan penjelasan teknis tentang prinsip kerja setiap instrumen, fungsinya dalam analisis, serta demonstrasi langsung proses pembacaan sampel. Beberapa poin utama yang dijelaskan meliputi:

  1. HPLC: Digunakan untuk memisahkan, mengidentifikasi, dan mengukur senyawa dalam campuran.
  2. GC: Berfungsi untuk analisis senyawa volatil dan gas.
  3. FTIR: Digunakan untuk analisis gugus fungsi dan identifikasi struktur molekul.
  4. AAS: Memungkinkan pengukuran kadar logam dalam sampel.
  5. KLT-Densitometer: Untuk menganalisis senyawa dengan kromatografi lapis tipis secara kuantitatif.

Mahasiswa juga diajak mencoba pengoperasian alat secara langsung di bawah bimbingan dosen dan teknisi laboratorium. Salah satu mahasiswa, menyatakan antusiasmenya. “Ini pengalaman pertama kami menggunakan instrumen ini. Sangat menarik, karena alat-alat ini nantinya akan sering kami gunakan dalam penelitian,” ujarnya.

Acara ini merupakan bagian dari kurikulum yang dirancang untuk memastikan lulusan Prodi Farmasi memiliki kompetensi unggul dalam teknologi analisis farmasi, seiring dengan tuntutan industri yang semakin kompleks.

Dengan adanya pengenalan ini, diharapkan mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan dalam penelitian farmasi dan praktik profesi di masa depan.

Berita Sebelumnya Berita Acara IHT Sistem Dokumentasi SNI ISO/IEC 17025:2017 di Laboratorium Terpadu ULM
Berita Selanjutnya SOSIALISASI PENGENALAN SIRUP KELAKAI & MADU HUTAN UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA